Sabtu, 16 Januari 2025 Pengurus Pembantu Pengurus Pondok Pesantren Nurul Jadid (P4NJ) Badung – Denpasar menyelenggarakan acara Ngobrol Bareng dengan tema “Jejak Bestari Para Masyayikh” bagian dari rangkaian Haul Masyayikh III bertempat di Kedonganan, Badung.
KH. Hasan Ahsan Malik Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong “menyampaikan senang dengan momen kumpulnya para Kiai dari berbagai pesantren, ini untuk di Bali adalah momen yang luar biasa dan langka. Berbeda kalau di Jawa itu sudah biasa.” Ungkapnya
“Kalau orang ingin derajatnya diangkat Allah, maka kita perlu memikirkan orang lain bukan sekedar memikirkan diri kita sendiri. Dalam sebuah doa Allahumma ashlih ummata Muhammad, maka pikirkanlah ummat Rasulullah.”
KH. Sainuri Sufyan Pondok Pesantren Sletreng Situbondo pernah menggagas sebuah forum santri yang bernama Fokasi bersama Kiai Azaim yang disetujui dan ditanda tangani oleh para Kiai diantaranya KH. A. Sufyan Miftahul Arifin KHR. Moc. Cholil As’ad.
“Saat saya sowan ke KH. Khotib Umar Sumberwringin didauhkan hadis Kanjeng Nabi Saw, bahwa beliau saat khutbah didatangi Jibril As, kemudian dimintakan Nabi agar umatnya beliau tidak mati kelaparan, kemudian yang kedua agar tidak mati kebakaran, dan permintaan yang ketiga agar tidak tukaran. Permintaan yang ketiga ini tidak dikabulkan oleh Allah.”
Beberapa alumni pesantrenpun hadir diantaranya Himasal Bali Lirboyo, Iksass Rayon Badung, Sahmasy Wali Songo, Iksaba Bali, Iksama Bali, Ikara Bali, Kasyfudduja, Ikassa Bali, NAA Bali, Alumni Sletreng, dan lainnya.
Hadir dalam acara tersebut KH. Makki Maimun Abdul Hasan Wafi, Paiton, Probolinggo, KH. Mukhlis Ishaq, Nyamplong, Asem Bagus, Situbondo, KH. Imam Qusyairi Syam Pondok Pesantren Minhajul Ihtida, Arjasa, Situbondo. (Syah)